Selanjutnya, petugas membawa korban ke RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung, Jalan Moh Toha untuk diautopsi guna memastikan penyebab kematian bocah tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bandung AKP Agta Bhuana Putra mengatakan, untuk mengungkap penyebab kematian Aulia, penyidik telah memeriksa empat orang saksi yang merupakan keluarga korban. Di antaranya, ayah tiri Hamid Arifin (25) dan ibu kandung korban, Asih.
Agta tak menampik ada dugaan pembunuhan terhadap korban Aulia. Sebab, anak sekecil itu tidak mungkin naik ke atas lantai tiga dan menceburkan diri ke toren berisi 500 liter air.
"Anak kecil engga mungkin bisa naik ke situ. Ada dugaan pembunuhan, tinggal kami cari tersangkanya," kata Agta.
Apalagi, ujar Agta, hasil visum awal, terdapat bekas kekerasan di lengan kiri, berupa luka gores tapi agak tebel.