"Kami menuntut pemerintah Indonesia aktif dalam menyampaikan kecamatan atas aksi serangan tersebut di sidang Perserikatan Bangsa Bangsa. Presiden Joko Widodo harus membuktikan pernyataannya mendukung Palestina," ujar Asep.
Jika tuntutan tidak ditanggapi massa mengancam akan menggelar aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih banyak. "Kami juga mengajak kepada seluruh kaum muslimin di seluruh dunia dan Indonesia peda khususnya untuk memboikot praduk-produk Israel," tutur Asep.
Aliansi Umat Islam Jawa Barat juga mengajak kaum muslimin untuk melaksanakan doa bersama terhadap keselematen warga Palestina. Mengalak kepada kaum musilmin untuk membantu dari segi aspek pendanaen untuk perjuangan mereka.
Menurut dia, aksi ini bentuk keprihatinan atas aksi brutal Israel. Menurut dia, sekitar 500 orang lebih harus dirawat di rumah sakit akibat serangan brutal pasukan zionis israel selama beberapa hari terakhir ini di dalam komplek Masjid Al-Aqsa.
Sementara itu, Ketua Dewan Dakwah Jawa Barat Muhammad Roinul Balad mengatakan, aksi ini digelar mendadak karena melihat kondisi real rakyat Palestina yang dibombardir dan dianiaya tentara zionis Israel.
"Maka dari itu kami mengambil tindakan yang cukup cepat ya dalam rangka menyampaikan keberpihakan kami kepada kaum muslimin yang ada di sana (Palestina). Jangan lupa pula ini adalah bagian dari apa yang disepakati oleh Presiden Indonesia, bahwa presiden menyampaikan empatinya, menampakan keberpihakannya kepada kaum muslimin yang sedang dianiaya sedang terjadi tragedi kemanusiaan, pelanggaran HAM sangat-sangat berat.