Marak Aksi Ibu Berbuat Nekat, Ketua P2TP2A KBB: Jangan Sepelekan Kesehatan Mental

Adi Haryanto
Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, KBB, Sonya Fatmala. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Sonya Fatmala mengaku miris dengan kasus ibu kandung tega menghilangkan nyawa keluarganya sendiri. Hal itu merujuk pada kasus di Desa Celak, Gununghalu, KBB, seorang ibu tega membacok suami hingga tewas dan melukai anak serta cucunya yang baru berusia 9 bulan. 

Kemudian kasus terbaru adalah seorang ibu di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang tega membunuh anak kandungnya. 

"Saya prihatin dan sedih mendengar kasus tersebut. Tugas seorang ibu tidaklah mudah, karena di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga juga, harus tetap berpikir jernih agar tetap waras," ucapnya, saat ditemui, Selasa (22/3/2022).

Dia mengingatkan semua ibu rumah tangga di KBB tidak menyepelekan soal kesehatan mental. Jika merasa sudah ada gejala segera konsultasikan ke dokter. Begitu pun tatkala menemukan saudara atau tetangga yang butuh penanganan, ajak mereka untuk berobat.

Misalnya ketika ada temuan tetangga atau saudara yang memang memerlukan pertolongan akibat depresi, dan persoalan lainnya segera konsultasikan ke psikolog, psikiater atau pihak-pihak memang berwenang. Jangan sampai terlambat yang bisa berakibat fatal. 

"Sekarang kita harus lebih menghargai terkait kesehatan mental dan tidak boleh menyepelekan," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
4 tahun lalu

Tak Ada Biaya, Ibu dan Anak Korban Pembacokan di Gununghalu KBB Sempat Tertahan di RS

2 hari lalu

Medan Gempar! Pria Tega Bakar Ayah Kandung gegara Ditinggal Istri

18 hari lalu

Diduga Depresi, Pria di Sidoarjo Tewas Tertabrak Kereta Api Dhoho

1 bulan lalu

Kerangka Manusia Ditemukan di Bukit Jember, Ternyata Warga yang Hilang sejak April

1 bulan lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal