Mantan Wakil KSAD Sebut Politik Identitas Ancam Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Agung Bakti Sarasa
Tokoh militer, mantan Wakil KSAD Letjen (Purn) Kiki Syahnakri (tengah) dalam diskusi bertajuk "Mewaspadai Kembalinya Politik Identitas dan Polarisasi Menjelang Pilpres 2024" di Kota Bandung, Sabtu (19/8/2023). (FOTO: AGUNG BAKTI SARASA)

Selanjutnya, tutur Kiki Syahnakri, secara demografi juga kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia luar biasa. Ini terbukti dari adanya nikel, batu bara, mineral, dan sebagainya.

Karena itu, dalam ciri-ciri geografis itu pasti beredar kepentingan-kepentingan asing, terutama negara adikuasa. Bahkan, Kiki menyebut, suatu saat pasti bertabrakan dengan kepentingan nasional.

"Kepentingan-kepentingan itu biasanya kalau negara adikuasa karena dia menguasai teritorial, kekuatan bersenjata, sehingga karena kepentingan mereka di Nusantara ini yang paling pokok adalah ingin ikut menikmati, menghisap, mengeksploitasi kekayaan sumber daya alam kita. Itu pasti," tutur Kiki Syahnakri.

Dalam diskusi yang digelar dalam rangka Dies Natalis Satu Indonesia itu, Kiki mengemukakan bahwa berdasarkan ciri-ciri tersebut, akhirnya para pendiri bangsa bersepakat membentuk Indonesia sebagai negara bangsa. Sebab, bangsanya lebih dahulu lahir ketimbang negara.

"Politik identitas entah itu membawa agama, warna kulit, etnik, pasti mengganggu persatuan ini. Padahal persatuan sangat dibutuhkan bangsa Indonesia," ucap dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangkal Polarisasi Pemilu 2024, Waketum Partai Perindo Imbau Masyarakat Saring Konten Medsos

57 tahun lalu

Pemuda Partai Perindo Gelar Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Baleendah Bandung

57 tahun lalu

Pemilu 2024, HT Optimistis Partai Perindo Jadi Partai Besar

57 tahun lalu

Kader Partai Perindo Subang Meninggal, Keluarga Langsung Dapat Santunan

57 tahun lalu

Lomba Kicau Burung Sukses, Partai Perindo Didoakan Menang di Pemilu 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal