Saat proses pembongkaran makam, istri korban tiba-tiba menangis histeris dan jatuh pingsan.
Menurut Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Reza Falevi, hasil autopsi ditemukan gambaran jika korban mengalami luka memar di bagian wajah.
“Dari situ kita lakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi karena kita duga korban meninggal karena kekerasan,” katanya.
Kini polisi sudah mengantongi ciri-ciri pembunuh korban dan akan menangkapnya.