Setelah kejadian ini, tutur Enung, anak-anak lain kini tidak berani bermain petasan lagi karena takut terjadi seperti yang dialami oleh korban Akmal.
Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan, jajaran Polres Tasikmalaya Kota dan polsek terus gencar melakukan razia petasan. Hal ini dilakukan untuk mencegah peristiwa serupa terjadi dan untuk menjaga kekhusyukan bulan suci Ramadhan.
"Bunyi petasan cukup mengganggu warga dan juga membahayakan bagi anak-anak dan orang dewasa yang bermain petasan," kata Kapolres Tasikmalaya Kota.