Mahfud MD Sebut Demokrasi Indonesia Mirip Masa Lahirnya Nazisme dan Fasisme 

Yohanes Demo
Mantan Menkopolhukam Mahfud MD. (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD menuturkan situasi demokrasi Indonesia saat ini hampir mirip dengan masa-masa lahirnya paham Nazisme dan Fasisme.

Menurut Mahfud, kedua paham ideologi tersebut merupakan sistem pemerintahan yang otoriter namun dibalut dengan demokrasi. Hal itu terjadi karena elit negara yang memanfaatkan legitimasi hukum untuk meraih kekuasaan.

"Kita mungkin sedang menghadapi ancaman hal-hal seperti itu. Karena sekurang-kurangnya, saya sering mengatakan proses-proses ketidakdemokrasian kita sekarang ini ditempuh melalui proses demokrasi, proses melanggar hukum dilakukan melalui pembuatan hukum," kata Mahfud MD dalam peluncuran pusat studi agama dan demokrasi kampus UII, Yogyakarta, Rabu (22/5/2024).

Mahfud menuturkan, praktik hukum di Indonesia saat ini telah bergeser dari the rule of law menjadi the rule by low. Dia mencontohkan, seorang pejabat negara yang ingin berkuasa membuat aturan hukumnya sendiri untuk melegitimasi kepentingan politik pribadi dan kelompoknya. 

Padahal seharusnya, Mahfud berpandangan bahwa praktik hukum yang benar seharusnya hukum dibuat hanya untuk mengatur kepentingan negara dan mengikat masyarakatnya.

"Kalau the rule of law, negara ingin ini (mencapai sesuatu) buatkan hukumnya agar penguasa dan masyarakatnya terikat. Tapi kalau penguasa yang menentukan sesuatu lalu menentukan hukumnya agar segala sesuatu bisa tercapai itu the rule by low," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Soroti Kasus Gus Yaqut, Mahfud MD: Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Komite Reformasi Kepolisian Bentukan Prabowo Akan Diisi 9 Orang, Mahfud MD Ikut Bergabung

57 tahun lalu

Pengamat Unair Sebut Mahfud MD Potensi Kuat Dipilih jadi Menko Polkam

57 tahun lalu

Demo Hari Ini di Jogja, Dosen UGM Liburkan Perkuliahan Ajak Mahasiswa Turun ke Jalan

57 tahun lalu

UGM Nilai Manuver DPR Coba Abaikan Putusan MK Rusak Keadaban Demokrasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal