Mahfud MD: Jika Ponpes Al Zaytun Indramayu Menyimpang, Pemerintah Akan Tindak Tegas

Agus Warsudi
Menko Polhukam Mahfud MD (dok. Kemenko Polhukam)

BANDUNG, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan, pemerintah akan mendalami dugaan penyimpangan ajaran agama Islam di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun. Pemerintah tidak segan untuk menindak tegas jika Ponpes Al Zaytun terbukti melakukan penyimpangan.

"Pendalaman terkait dugaan tersebut (penyimpangan ajaran agama Islam) dilakukan secara hati-hati. Saat ini masih dipelajari. Kami tidak boleh sembarangan menyikapi tanpa mendalami," kata Menko Polhukam Mahfud MD seusai memberikan ceramah umum di Universitas Pasundan (Upas) Bandung, Jalan Tamansari, Kamis (22/6/2023).

Mahfud MD menyatakan, sampai saat ini belum ada laporan pelanggaran yang dilakukan oleh Ponpes Al-Zaytun. Pengumpulan data dan fakta masih dilakukan. Jika terjadi pelanggaran dan penyimpangan, pemerintah tak segan menindak tegas.

"Kalau ada pelanggaran, siapa pun di seluruh Indonesia ini (akan ditindak tegas). Tapi apa betul ada pelanggaran atau tidak, nanti kami dalami," ujar Mahfud MD.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu menyebut Ponpes Al Zaytun yang dipimpin oleh Panji Gumilang telah menyimpang. Pernyataan MUI Indramayu itu menjadi data penguat dalam penyelesaian polemik.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panji Gumilang Cek Kesiapan Pasukannya Hadapi Pendemo di Gerbang Al-Zaytun, Ada Anjing Pelacak

57 tahun lalu

Ponpes Al Zaytun Jadi Sorotan, Ini 2 Rekomendasi MUI

57 tahun lalu

Aksi Besar-besaran, Panji Gumilang Siapkan Ribuan Santri Al-Zaytun Sambut Pedemo

57 tahun lalu

Ternyata, Dana Miliaran Rupiah dari Kemenag Ngalir ke Ponpes Al-Zaytun Setiap Tahun 

57 tahun lalu

MUI Kaji Rekomendasi Pencabutan Izin Ponpes Al Zaytun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal