"Saya mau sekolah, cita-cita nanti ingin jadi dokter biar bisa ngurus orang sakit," kata Sinta, polos, Kamis (24/6/2021).
Sementara itu, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Kordinator Indramayu, Adi Wijaya, menjelaskan, Sinta bocah yang baru berusia tujuh tahun ini terpakas mengurus ibunya yang sedang mengalami gangguan jiwa, sedangkan ayahnya pergi entah kemana.
"Kita bantu agar anak ini bisa kembali melanjutkan sekolah. Kita koordinasikan dengan desa untuk melenghkapi administrasi, setelah itu kita urus," ujar Adi.
Sementara itu, Sinta selama ini tinggal berdua dengan ibunya di sebuah gubuk yang jauh dari kata layak. Dinding dari bilik dan tidur hanya berlasakan tikar dan kasur tipis. Mereka berharap kondisi seperti itu bisa cepat berubah menjadi lebih baik.