Di bagian lain, Camat Parakansalak H Royani mengatakan, kini tengah dilalukan koordinasi dengan unsur Muspika, BPBD dan Muspida di Kabupaten Sukabumi guna mengevakuasi warga.
"Sambil mendata dan menunggu bantuan kami memasang garis polisi di sekitar lokasi longsor. Warga terdampak sementara ini diamankan di rumah penduduk sekitar," ujar Camat.
Sementara itu, BPBD Sukabumi mencatat dari awal Januari sampai 22 Oktober 2021 sudah 478 kejadian bencana terjadi. Angka itu pun belum termasuk bencana-bencana lain yang belum tercatat.
"BPBD sudah memberikan arahan kepada para camat dan kades guna melakukan pencegahan jika adanya bencana di sekitar wilayah mereka. Untuk upaya ke depannya kami selalu memberikan imbauan agar berhati-hati terutama bagi masyarakat bertempat tinggal di area rawan longsor," ucap Kepala BPBD Sukabumi, Wawan Godawan Saputra.