Logistik Covid-19 di Kota Bandung Menipis, APD Hazmat Tinggal 41 Potong

Agung Bakti Sarasa
Dokter mengenakan apd hazmat saat menangani pasien terpapar Covid-19. (Foto: Istimewa)

Elly yang juga menjabat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung itu menilai, ketersediaan pangan atau sembako juga menjadi salah satu kebutuhan logistik yang sangat diperlukan selain vitamin dan masker medis.

"Yang menjadi kebutuhan urgent (penting dan mendesak), yaitu sembako karena kebutuhannya sangat banyak, terutama dari kewilayahan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan sisa 410 paket sembako sangat diprioritaskan untuk ditambah stoknya," terang Elly.

Elly mengakui, untuk memenuhi kebutuhan logistik Covid-19, pihaknya tidak bisa hanya mengandalkan dana APBD Kota Bandung. Oleh karenanya, Elly mengajak seluruh donatur, khususnya di Kota Bandung untuk berpartisipasi dalam penanganan Covid-19.

"Kalau kami mengandalkan hanya dari Pemkot Bandung rasanya berat. Kami berharap ada partisipasi aktif, baik itu dari para pengusaha, BUMN ataupun masyarakat," harapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan Keputusan Wali Kota Bandung Nomor 440/Kep.1256-Bag.Huk/2020 tentang Pembentukan Komite Kebijakan, Koordinator Bidang Logistik Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung yang semula menjadi kewenangan Disdagin Kota Bandung beralih kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung. 

Sehingga, Koordinator Bidang Logistik Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung kini dijabat oleh Kepala DPKP3 Kota Bandung, Dadang Darmawan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polrestabes Bandung Ancam Segel Kafe, Restoran, dan Toko Pelanggar PSBB

57 tahun lalu

Kota Bandung Bakal Terapkan PSBB, Kapolrestabes: Siap Mendukung dan Mengamankan

57 tahun lalu

Berlakukan WFH 75 Persen Pekerja di Bodebek dan Bandung Raya, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

57 tahun lalu

12 Calon Penumpang di Terminal Leuwipanjang Bandung Reaktif Covid-19

57 tahun lalu

Penertiban Kabel Semrawut di Bandung, Lebih dari 4.000 Pengguna Internet Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal