BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memiliki hasrat untuk bisa meningkatkan kebahagiaan masyarakat. Salah satu langkahnya, yakni dengan melibatkan peran psikolog, yang diharapkan dapat membawa perubahan sumber daya manusia (SDM) selama masa pemerintahannya lima tahun ke depan.
Dia mengungkapkan, keterlibatan psikolog ini dinilai mampu membantu pemerintah dalam menciptakan SDM Jabar Juara Lahir Batin. Hal sama seperti saat dirinya sukses meningkatkan indeks kebahagiaan warga Bandung selama menjabat sebagai wali kota.
"Saya menitipkan teori kebahagiaan. Selama lima tahun menjadi wali kota Bandung indeks kebahagiaan masyarakat meningkat dengan teori ini," kata Emil, saat membuka Kongres Nasional ke-13 Himpunan Mahasiswa Psikolog Indonesia (Himpsi) di Hotel Prama Preanger, Kota Bandung, Jumat(7/9/2018).
Emil mengungkapkan, indeks kebahagiaan warga Jabar masih berada di posisi bawah atau ke-29 dari 34 provinsi di Indonesia. Karena itu, untuk mewujudkan SDM Jabar Juara Lahir Batin, diperlukan langkah konkrit dalam meningkatkan kebahagiaan warga, salah satunya dengan melibatkan psikolog.
Dia menjelaskan, dalam menciptakan indeks kebahagiaan warga tidak melulu diperlukan ruang publik. Tetapi, juga dibutuhkan ruang batin yang dinilai perlu. Keseimbangan antara Intelektual (IQ) dan emosional (ESQ) sangat dibutuhkan setiap warga.