Mereka pun menjadi panik dan menghubungi keluarga yang ada di darat dan meminta nelayan menjemputnya, namun karena kondisi air laut tengah pasang dan gelombang semakin tinggi nelayan pun tidak ada yang berani menjemput para wisatawan yang tengah terjebak di atas batu karang itu.
Selain itu, nelayan meminta mereka untuk bertahan hingga pukul 12.00 WIB, karena biasanya air laut kembali surut, tetapi kondisi panik karena jiwanya terancam, pihak keluarga wisatawan yang ada di darat melapor ke tim SAR yang diterima langsung oleh perwakilan dari personel RAPI Kecamatan Ciracap.
Hingga pukul 11.00 WIB, sebanyak 11 wisatawan nasibnya belum jelas, karena bala bantuan belum tiba untuk menjemput mereka. Tidak lama, tim SAR gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi.
Menurut Dede, saat ini kondisi cuaca di laut selatan Kabupaten Sukabumi tidak menentu. Lokasi kejadian merupakan dermaga tua bekas bangunan zaman penjajahan Belanda. Lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat memancing dan juga berwisata, karena memiliki pemandangan yang indah.
"Kami imbau kepada wisatawan agar tidak melakukan aktivitas di luar zona aman dan selalu mematuhi aturan dari petugas, jangan sampai liburan mereka malah menjadi malapetaka, beruntung 11 wisatawan tersebut berhasil diselamatkan, dengan tim SAR yang menerima laporan dengan cepat mengevakuasinya," katanya pula.