Kurangi Sampah ke TPA Sarimukti, Pemkot Bandung Kaji Ulang Pembangunan PLTSa

Arif Budianto
Aktivitas pembuangan sampah ke TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, KBB, berangsur pulih seiring perbaikan jalan ambles di lokasi TPA yang sudah mulai mengering. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

BANDUNG, iNews.id - Pemerintah Kota Bandung mengkaji ulang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Kajian dari pembangunan itu sebagai upaya mencari alternatif untuk pengurangan kiriman sampah ke TPA Sarimukti

"Saat ini kita sedang koordinasi dengan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) dikomandoi oleh Bappelitbang. Melihat dari aspek yuridis, hukum, dan aspek lainnya sesuai dengan regulasi yang ada," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Dudy Prayudi, Kamis (9/3/2023). 

Perlu diketahui, Pemkot Bandung sempat berencana membangun PLTSa di kawasan Gedebage setelah bencana longsor di TPA Leuwigajah. Untuk itu, Pemkot Bandung telah bekerja sama dengan PT BRIL.

Namun menurut Dudy, dari 2013 hingga sekarang tentu sudah banyak aturan yang berubah. Oleh karena itu, untuk memastikan hal tersebut, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kemenkomarves.

"PT. BRIL (Bandung Raya Indah Lestari) memang sedang melakukan penghitungan ulang. Kajian 2013 harus diupdate contohnya dari sisi biaya. Kalau tenggat waktu nanti akan dibahas kembali," katanya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

32 Truk Gagal Kirim Sampah ke Sarimukti KBB, Akses ke Lokasi TPA Berbahaya

57 tahun lalu

Pencemaran Air Limbah TPA Sarimukti Mengkhawatirkan, Ganggu Mutasi Genetik Biota Sungai

57 tahun lalu

TPST Gedebage Bandung Mulai Uji Coba Operasional, Tampung 60 Ton Sampah per Hari

57 tahun lalu

Ambisi Tak Buang Sampah ke TPA Sarimukti, Pemkot Cimahi Siapkan Langkah Ini 

57 tahun lalu

Cerita Pemulung TPA Sarimukti KBB, Berburu Harta Karun di Balik Gunungan Sampah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal