Kuasa Hukum Jelaskan Alasan Habib Bahar bin Smith Tak Mau Diperiksa Polisi

Putra Ramadhani Astyawan
Habib Bahar bin Smith saat menjalani sidang beberapa waktu lalu. (Foto: Dok/iNews.id/Agus Warsudi)

BOGOR, iNews.id - Habib Bahar bin Smith dengan tegas menolak diperiksa pihak kepolisian untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) terkait kasus penganiayaan terhadap Andriansyah yang terjadi pada 4 September 2018 silam. Ulama asal Manado, Sulawesi Utara (Sulut) ini punya alasan menyampaikan penolakan tersebut.

Menurut kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar, kliennya wajar menolak pemeriksaan polisi. Sebab, kasus penganiayaan yang kini menjeratnya dirasa sudah selesai. Hal tersebut ditandai dengan kesepakatan berdamai antara kedua belah pihak.

"Wajarlah gak mau, orang mereka udah berdamai dengan pelapor dan terlapor udah berdamai. Pelapor sudah mencabut surat laporannya. Kalau masih dilanjutin juga, kami duga sudah bukan motif hukum, jadi ya Habib Bahar menolak," kata Aziz, Selasa (24/11/2020).

Aziz mengatakan, Habib Bahar akan memberikan keterangan di pengadilan. Dia tetap tidak akan memberikan keterangan terkait kasus yang menjeratnya.

"Habib Bahar bilangnya gitu, langsung bawa saya ke pengadilan sidang saya. Suruh hakim putus saja langsung, saya gak mau ngasih keterangan apa-apa. Keterangan sah di pengadilan, saya keterangannya di pengadilan aja," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

4 hari lalu

Oknum Kades di Banyumas Pukuli Perempuan Muda di Depan Masjid, Kini Jadi Tersangka

6 hari lalu

Kecelakaan Tewaskan 12 Orang di Indramayu, Polisi Ungkap Ada 141 Titik U-Turn Ilegal

6 hari lalu

Olah TKP Kecelakaan Maut di Indramayu Tewaskan 12 Orang, Mobil Pikap Ditabrak 2 Truk

8 hari lalu

2 Oknum Polisi di Wakatobi Siksa 3 Remaja Ditetapkan Tersangka, Ini Motifnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal