Irna mengakui oknum guru tersebut merupakan sosok yang sangat tempramen. Dia mengatakan kejadian kekerasan terhadap siswa itu bukan yang pertama kalinya terjadi.
"Memang beliau sangat tempramen, sikap tempramen mungkin karena ingin kedisiplinan bisa ditegakkan," katanya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 12 Bekasi yang berinisial I sudah dicopot dari jabatannya. Oknum guru tersebut merupakan pelaku pemukulan terhadap siswa yang viral di media sosial.
"Sekolah juga sudah melakukan ke guru itu untuk non aktif," katanya.
Irna meminta maaf atas kejadian tersebut. Dia mengakui, perbuatan I sudah menyalahi aturan.
"Pertama kami minta maaf, menyayangkan apa yang menimpa di sekolah kami," ucapnya.