Kronologi Siswi SMP Tewas di Rumah Nenek, Kapolres Tasikmalaya: Tunggu Hasil Autopsi

Asep Juhariyono
Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)

"Terdapat beberapa luka luar. Namun untuk kepastiannya luka yang dialami korban agar lebih jelas tunggu hasil autopsi," ujar AKBP Suhardi Hery Haryanto.

Kapolres Tasikmalaya membenarkan korban PA merupakan seorang pelajar. Berdasarkann informasi, PA siswi kelas 1 SMP Satap Culamega. "Iya dari hasil keterangan beberapa saksi dan keluarga, korban memang pelajar," tutur Kapolres Tasikmalaya.

Ditaanya apakah ada barang berharga milik korban yang hilang? AKBP Suhardi Hery Haryanto mengatakan, sampai saat ini, berdasarkan olah TKP yang dilakukan dari malam hingga subuh, tidak ada barang yang hilang. "Namun kami mengamankan beberapa barang di rumah TKP, benda dan pakaian korban," ucap AKBP Suhardi Hery Haryanto. 

Terkait indikasi korban dibunuh atau tidak, Kapolres Tasikmalaya menyatakan, belum bisa memastikan. Saat ini penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya masih melakukan pendalaman. 

"Kalau kami sudah mendapatkan hasil autopsinya, kami akan mendapatkan informasi lebih jelas, apakah penyebab kematian korban. Tunggu hasil autopsi ya," ujar Kapolres Tasikmalaya.

Diberitakan sebelumnya, korban PA tewas diduga kuat akibat dibunuh karena terdapat luka di dahi kanan. Saat ditemukan tewas, posisi telungkup di ruang tamu. 

Berdasarkan hasil olah TKP sementara ditemukan luka di dahi kanan. Isi kepala keluar. Kondisi tubuh korban sudah kaku dan tangan mengepal.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger, Siswi SMP di Tasikmalaya Tewas Bersimbah Darah, Diduga Kuat Dibunuh

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Cisayong Tasikmalaya Di-Bully, Dipukuli dalam Ruangan Gelap

57 tahun lalu

Dekatkan Diri dengan Jemaah, Khalifah Tour Buka Kantor Cabang di Tasikmalaya

57 tahun lalu

Pimpinan Ponpes Cipasung Tasikmalaya KH Abun Bunyamin Ruhiat Wafat, Kang Ace: Golkar Kehilangan

57 tahun lalu

Geger! Warga di Tasikmalaya Temukan Jasad Lansia Tewas Ditabrak Kereta Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal