Kronologi Pembacokan Muazin di Sukabumi, Tak Batalkan Sholat meski Bersimbah Darah

Dharmawan Hadi
Abas Basuni menderita luka bacok akibat diserang OTK saat Sholat Subuh di Sukabumi. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi) 

SUKABUMI, iNews.id - Muazin yang menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal (OTK) di Sukabumi kondisinya semakin membaik. Tim dokter sudah membolehkan Abas Basuni (60) untuk pulang ke rumahnya setelah mendapatkan perawatan di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Selasa (1/3/2022). 

Saat ditemui di Ruang Teratai Putih, Abas menceritakan kronologi kejadian yang menimpa pada dirinya tersebut. 

"Awalnya saya sedang sholat Subuh dan pada saat sujud rakaat terakhir ketika mau attahiyat akhir, tiba-tiba ada yang menggebuk pada bagian telinga. Saya tamatkan dulu sholat saya waktu itu," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia. 

Pada waktu itu dia bersama enam orang jemaah lain tidak membatalkan sholat dan tidak melirik siapa yang memukulnya waktu itu. Dia pun tidak mengetahui siapa pelaku yang memukulnya. Baru sadar ketika imam mesjid memberitahunya bahwa Abas sudah berlumuran darah.

"Tidak menyangka saya luka parah, pada waktu itu sakitnya seperti ditempeleng. Makanya saya tidak membatalkan sholat. Setelah diberitahu imam baru saya dipapah dibawa ke rumah, di rumah saya difoto-foto dan di video oleh para tetangga," ujar Abas. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sukabumi Heboh, Muazin Diserang OTK saat Sholat Subuh, Korban Luka Parah

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Berpusat di Darat Guncang Sukabumi, Cek Magnitudonya

57 tahun lalu

Gempa Terkini Guncang Sukabumi, Cek Magnitudonya

57 tahun lalu

Spesialis Pencurian Perlengkapan Masjid di Sukabumi Terekam CCTV, Modus Pura-Pura ke Toilet

57 tahun lalu

Gempa 2 Menit yang Lalu Guncang Sukabumi, Cek Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal