Kronologi Adik Bunuh Kakak di Jamanis Tasikmalaya, Pelaku Tusuk Korban sedang Tidur

Asep Juhariyono
Garis polisi terpasang di TKP pembunuhan. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)

Kepala Desa Condong Dadang Daniswara mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar jam 01.30 WIB. Warga mendengar suara teriakan minta tolong. Korban tersungkur dan sempat menceritakan kejadian itu kepada warga. 

"Korban dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit, namun meninggal dalam perjalanan," kata Kepala Desa Condong.

Dadang Daniswara menyatakan, pelaku memang mengalami gangguan jiwa. Saat kejadian, korban baru pulang dari kota. "Diduga karena korban menyalakan musik dengan cukup keras, pelaku merasa terganggu dengan suara berisik musik," ujar Dadang Daniswara,.

"Pelaku Iid Zulfikar memang sempat mendapatkan perawatan di puskesmas (karena mengidap gangguan jiwa). Namun setahun kebelakang tidak berobat lagi. Saat ini pelaku masih dalam pencarian," tutur Kades Condong.

Sementara itu, Kapolsek Jamanis Iptu Imang Sunarman mengatakan, pelaku penusukan adalah adik kandung korban. Pelaku mengalami ganggunan jiwa sekitar empat tahun lalu.

"Peristiwa ini terjadi diduga karena korban menyetel musik keras. Pelaku hingga saat ini masih dalam pencarian," kata Kapolsek Jamanis.

Sementara itu tangis histeris keluarga langsung pecah saat jenazah korban dibawa ke masjid untuk disalatkan sebelum dimakamkan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis, Adik di Jamanis Tasikmalaya Bunuh Kakak gegara Terganggu Suara Berisik Musik

57 tahun lalu

Perkosa Siswi SMP di Pasar Rel Tasikmalaya, Pria Babak Belur Dihajar Warga

57 tahun lalu

Nelayan asal Banten Kehabisan BBM, Terbawa Gelombang dan Terdampar di Tasikmalaya

57 tahun lalu

2 Pemuda Tewas dan 3 Dilarikan ke Rumah Sakit akibat Miras Oplosan di Tasikmalaya

57 tahun lalu

Polisi Gerebek Pesta Miras di Tasikmalaya, Remaja Panik lalu Sembunyi di Selokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal