KPAI: Pandemi Covid-19 Picu Potensi Meningkatnya Kasus Anak Putus Sekolah

Agus Warsudi
Akibat pandemi, anak terpaksa putus sekolah demi membantu orang tuanya. (Foto: iNews.id/Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Hasil pengawasan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 berpotensi kuat memicu meningkatnya angka putus sekolah. Kasus putus sekolah itu dipicu beberapa faktor.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan, ada faktor pemicu putus sekolah itu. Pertama, orang tua tak sanggup membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

"Selama pandemi Covid-19, mulai Juni 2020 sampai Februari 2021, KPAI menerima pengaduan terkait masalah pembayaran SPP, terutama di sekolah-sekolah swasta," kata Retno dalam keterangan tertulis, Rabu (17/2/2021).

Kasus-kasus tersebut, ujar Retno, sebagian besar diselesaikan melalui mediasi dengan melibatkan dinas pendidikan setempat sebagai pengawas dan pembina sekolah-sekolah negeri maupun swasta. 

"Pengaduan mulai dari meminta pengurangan SPP karena ada kebijakan belajar dari rumah dan masalah tunggakan. Pengaduan meliputi jenjang PAUD sampai SMA atau SMK," ujarnya. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Minta Pembelajaran Jarak Jauh Dievaluasi Berkala Berbasis Temuan di Lapangan

57 tahun lalu

Selama Belajar Jarak Jauh, Ratusan Komputer Milik 3 Sekolah di Cianjur Raib Dicuri

57 tahun lalu

Hari Guru Nasional, Momentum Tingkatkan Kompetensi Digital Pembelajaran Jarak Jauh

57 tahun lalu

Nadiem: Dampak Negatif Pembelajaran Jarak Jauh pada Anak Sangat Nyata

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 13 Juni 2026, Cek Lokasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal