Jumlah korban yang meninggal dunia tersebut dipekirakan masih mungkin bertambah. Pasalnya, masih ada beberapa yang kritis dan belum sadarkan diri karena luka parah di sekujur tubuhnya.
“Kami masih melakukan pendataan, karena korban seluruhnya tidak dibawa ke RSUD Palabuhanratu tetapi ada yang ke RSUD Sekarwangi,“ ujarnya.
Sebelumnya, rombongan karyawan PT Catur Putra Raya ini berangkat dari Bogor, Jabar dengan menggunakan empat unit minibus menuju objek wisata arung jeram Cikidang. Namun, bus yang paling belakang tiba-tiba oleng dan langsung terjun ke dalam jurang di Kampung Bantar Selang, tepatnya di tikungan Letter S.
Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan, kecelakaan dua bus diduga disebabkan rem yang tidak berfungsi baik dan sopir tidak memahami medan Jalur Cikidang-Palabuhanratu. Polres Sukabumi tidak merekomendasikan jalur Cikidang dilalui bus dan truk, terutama pada malam. Selain penerangan sangat minim, kawasan ini masih hutan, banyak belokan tajam, dan terdapat jurang cukup dalam di kanan kiri jalan.
“Cikidang-Palabuhanratu ini jalur alternatif dan lebih dekat ke Palabuhanratu. Namun, kami tidak merekomendasikan jalur ini untuk dilalui terutama pada malam hari,” kata Nasriadi saat dihubungi.