BANDUNG, iNews.id - Korban meninggal dunia akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) terus bertambah. Hari Suherman dan Husni Sabara merupakan dua pasien Rumah sakit Umum daerah (RSUD) Cikopo Cicalengka yang meninggal dunia. Total 15 orang tewasdari jumlah sebelumnya 12 orang pascapesta miras oplosan.
Dirkrimum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya membenarkan kabar bertambahnya jumlah korban tewas akibat miras oplosan. Dia mengatakan, salah satu korban dalam kesaksiannya mengaku konsumi minuman jenis ginseng tersebut ,kamis (5 April 2018). Dia juga mengungkapkan, saat ini petugas tengah mendalami kasus tersebut.
"Yang terbaru 15 orang meninggal. Itu data yang di terima sejak pukul 06.30 WIB," ujar Kombes Pol Umar Surya Fana melalui pesan singkat, Senin (9/4/2018).
Sementara, Direktur Utama RSUD Cikopo Cicalengka Yani Sumpena mengatakan, sebanyak empat orang korban kembali masuk ke ruang instalasi gawat darurat (IGD). Tercatat hingga Senin (9/4/2018) pagi sebanyak 35 orang masuk ke ruang IGD dan 15 di antaranya mengembuskan nafas terakhir di ruang perawatan.
"Total setelah disamakan antara yang masuk ruang IGD dan yang berada di rawat inap berjumlah 35 orang dan meninggal 15 orang. Sisanya masih menjalani perawatan baik di IGD ataupun di ruang inap. Sebagian ada yang boleh pulang," kata Sumpena di RSUD Cicalengka.