Korban Gempa Cianjur Terserang Penyakit akibat Tenda Pengungsian Tak Layak

Mochamad Andi Ichsyan
Budi Setiawan
Korban gempa Cianjur, terutama balita dan anak-anak yang tinggal di tenda darurat, terserang penyakit. (FOTO: M ANDI ICHSYAN)

"Kondisi balita di sini sakit batuk, pilek, dan demam, Sampai saat ini hingga kini anak- anak tersebut belum mendapatkan perawatan dari tim medis," kata Eha, ibu bayi yang mengungsi di Kampung Tugu, Gekbrong.

Deti, ibu balita, pengungsi di Kampung Tugu mengatakan, warga korban gempa sangat berharap pemerintah segera memberikan bantuan, terutama obat- obatan dan perlengkapan anak.

Kondisi serupa juga dialami para pengungsi di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Cianjur. Sebanyak 130 warga menempati tenda pengungsian tidak layak, hasil swadaya warga. Akibatnya, sejumlah balita, anak-anak, dan orang dewasa, menderita penyakit.

Nining, pengungsi di Desa Ciherang, para pengungsi mengeluhkan mual, kembung, dan demam. "Kami memerlukan selimut, sembako, selimut, alat mandi, obat-obatan, dan tenda yang layak," ujar Nining.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menko PMK Perintahkan Kemensos Data Lagi Korban Gempa Cianjur yang Belum Dapat Bantuan

57 tahun lalu

Basarnas Bandung: Total 8 Jenazah Korban Gempa Cianjur Ditemukan di Cijedil

57 tahun lalu

Cerita Warga Sumbar Berbagi Rendang untuk Korban Gempa Cianjur, Bentuk Rasa Empati

57 tahun lalu

Lapas Cianjur Rusak Diguncang Gempa, Napi Dipindahkan ke Tenda 

57 tahun lalu

Update Gempa Cianjur, Tim SAR Temukan 5 Korban, 1 di Antaranya Berusia 2 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal