Korban Gempa Cianjur Dimakamkan di Dawuan Majalengka, Tangis Keluarga Pecah

Inin nastain
Warga Desa Dawuan membawa jenazah Asep ke masjid untuk disalatkan. (Foto/MPI/Inin Nastain)

"Setelah suami berangkat, gak ada kabar lagi. Biasanya suami selalu ngabarin. Misal lagi istirahat di mana, ngopi gitu. Tapi kemarin mah enggak," ujar Siti Soliha.

"Saya dapat informasi kalau ada peristiwa gempa di puncak. Nah di situ saya mulai khawatir. Lihat di pemberitahuan terakhir buka aplikasi WhatsApp, itu jam 13.02 WIB hari Senin tuh," tuturnya.

"Kemungkinan itu tuh mau ngabarin, tapi keburu ada peristiwa gempa itu. Benar saja. Hari ini saya dapat kabar dari desa kalau suami saya jadi korban gempa," ucap Siti Soliha.

Selama ini, almarhum rutin pulang tiap bulan, di hari Sabtu atau Minggu. Pada kepulangannya terakhir kemarin, almarhum sempat menyaksikan proses pertunangan salah satu anaknya.

"Pulang itu sebulan sekali. Nah kemarin kebetulan hari Minggunya ada acara tunangan anak. Tapi karena sudah ditelponin terus sama mandornya, jadi berangkat lagi hari Senin pagi," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Korban Gempa Cianjur : 318 Meninggal, 14 Hilang

57 tahun lalu

PLTA Waduk Saguling di KBB Dipastikan Aman, Tidak Terdampak Gempa Cianjur

57 tahun lalu

Tim Psikologi Polri Hapus Trauma Anak-Anak Korban Gempa Cianjur

57 tahun lalu

BMKG : 263 Kali Gempa Susulan di Cianjur, 22 Dirasakan

57 tahun lalu

PLN Jabar Berusaha Distribusikan Listrik ke Pelosok Pascagempa Cianjur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal