"Setelah suami berangkat, gak ada kabar lagi. Biasanya suami selalu ngabarin. Misal lagi istirahat di mana, ngopi gitu. Tapi kemarin mah enggak," ujar Siti Soliha.
"Saya dapat informasi kalau ada peristiwa gempa di puncak. Nah di situ saya mulai khawatir. Lihat di pemberitahuan terakhir buka aplikasi WhatsApp, itu jam 13.02 WIB hari Senin tuh," tuturnya.
"Kemungkinan itu tuh mau ngabarin, tapi keburu ada peristiwa gempa itu. Benar saja. Hari ini saya dapat kabar dari desa kalau suami saya jadi korban gempa," ucap Siti Soliha.
Selama ini, almarhum rutin pulang tiap bulan, di hari Sabtu atau Minggu. Pada kepulangannya terakhir kemarin, almarhum sempat menyaksikan proses pertunangan salah satu anaknya.
"Pulang itu sebulan sekali. Nah kemarin kebetulan hari Minggunya ada acara tunangan anak. Tapi karena sudah ditelponin terus sama mandornya, jadi berangkat lagi hari Senin pagi," ujarnya.