Korban Banjir Indramayu Mulai Terserang Penyakit Gatal-gatal dan Demam

Toiskandar
Ratusan warga Indramayu masih bertahan di pengungsian. Mereka mulai terserang gatal-gatal dan demam. (Foto: iNewsTv/Toiskandar)

INDRAMAYU, iNews.id - Ratusan warga terdampak banjir yang masih bertahan di pengungsian mulai terserang penyakit gatal-gatal dan demam, Selasa (9/2/2021). Kondisi darurat di pengungsian membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Sudah dua hari banjir akibat luapan Sungai Cimanuk masih merendam ratusan rumah warga di 18 kecamatan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Banjir tak kunjung surut disebabkan air kiriman dari hulu Sungai Cimanuk di Sumedang-Majalengka. 

Ketinggian banjir masih mencapai 60 sentimeter (cm)-1 meter. Selain permukiman warga, banjir juga merendam jalur pantai utara (pantura).

Kondisi banjir paling parah terjadi di Kecamatan Kertasemaya sehingga memaksa warga tetap bertahan di tenda-tenda darurat. Warga memilih mengungsi di jalur pantura. 

Tak sedikit pula warga enggan mengungsi ke posko banjir. Setiap pagi korban banjir kembali ke rumah mereka di Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Akibat Luapan Sungai Cimanuk Meluas, 4.000 Warga Indramayu Ngungsi

57 tahun lalu

Video Akses Jalan Raya Majalengka-Indramayu Terendam Banjir

57 tahun lalu

Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal