Korban Banjir Bandang Citengah Sumedang Ditemukan Meninggal di Sawah

Agus Warsudi
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Mamat Rahmat alias Wareng, korban banjir bandang di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang. (Foto: Basarnas Bandung)

"Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian, yaitu Basarnas Bandung, BPBD Sumedang, Polsek Sumedang Selatan, Damkar, Tagana, Al Fatah, Sigab Persis, FKP3D, Relawan Kompas, dan Indonesia Escorting Ambulance Sumedang," ujar Idham. 

Diberitakan sebelumnya, longsor dan banjir bandang terjadi di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan pada Kamis (25/3/2021) pukul 16.30 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan itu.

Banjir bandang menyeret dua orang, yakni Oleh dan Wareng. Wareng dilaporkan hilang di area vila putri, Citengah. 

Korban Oleh berhasil selamat, sedangkan korban Mamat Rahmat alias Wareng sempat hilang dan ditemukan meninggal dunia pagi tadi. 

Selain banjir bandang, intensitas curah hujan yang tinggi juga menyebabkan longsor di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, tepatnya di depan rumah makan ikan bakar Citengah. Material longsor menutup beberapa titik jalur menuju Citengah.

Kondisi longsoran dari arah Kampung Karuhun, Desa Citengah menutup akses jalan dan ada beberapa warga yang tidak bisa lewat untuk melintas.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tebing Longsor Timbun Jalan di Sumedang Selatan, Dua Desa Terisolasi

57 tahun lalu

Satu Korban Terseret Banjir Bandang Sumedang Dalam Pencarian

57 tahun lalu

Sumedang Diterjang Banjir dan Longsor, Sejumlah Warga Dikabarkan Terseret

57 tahun lalu

Pesona Indah Jembatan Gantung Panyindangan Sumedang 

57 tahun lalu

Polisi Tetapkan Tersangka Baru Kasus Bus Maut di Wado Sumedang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal