Kopassus Batujajar KBB Wujudkan Ketahanan Pangan Prajurit, Begini Caranya

Adi Haryanto
Danjen Kopassus Brigjen TNI Widi Prasetijono bersama jajaran melakukan panen raya Ubi Jepang. (Foto: MPI/Adi Haryanto) 

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, wujudkan program ketahanan pangan prajurit di masa pandemi Covid-19. Caranya dengan memanfaatkan lahan tidur dengan ditanami Ubi Jepang varietas Ubi Cilembu. 

Program yang sudah dilakukan sejak tahun lalu kini sudah bisa dipanen sebanyak 15 ton Ubi Jepang, yang bisa dikonsumsi atau pun dijual langsung ke pihak pembeli yang sudah siap menampung dengan harga Rp5.000 per kg. 

"Di sini banyak lahan tidur yang kami manfaatkan. Sebelumnya sudah panen, sekarang panen lagi. Ini bagian dari program Pusdiklatpassus dalam meningkatkan ketahanan pangan di kalangan prajurit," kata Komandan Pusdiklatpassus Brigjen TNI Thevi A Zebua usai panen raya Ubi Jepang kepada wartawan, Selasa (15/2/2022).

Panen raya kali ini dilakukan bersama-sama Danjen Kopassus Brigjen TNI Widi Prasetijono, Dandim 0609 Cimahi Letkol Inf Hary Novana Andriyas, Kabag Ops Polres Cimahi, Kompol Zulkarnaen, Staf Ahli Bidang Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Bandung Barat, Hernawan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemda KBB, dan undangan lainnya.

Thevi meyebutkan, program ini juga melibatkan masyarakat sekitar kompleks Pusdiklatpassus dan 20 kelompok tani. Kerja sama dengan Dinas Pertanian juga untuk mempertimbangkan tanaman yang cocok, karena tekstur tanah di kawasan kompleks Pusdiklatpassus beragam dan ada yang konturnya keras. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Cililin KBB Kembangkan Potensi Ketahanan Pangan, Ini yang Dilakukan

57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Rekam Jejak Mayjen Hendy Antariksa Pangdam I/Bukit Barisan, Jenderal Kopassus SAT-81 Gultor

57 tahun lalu

Identitas 3 Prajurit Kopassus Korban Luka Kerusuhan Yalimo, Sempat Dikepung di Pos Maleo

57 tahun lalu

Ujaran Rasisme Diduga Pemicu Kerusuhan di Yalimo Papua, 3 Tewas 3 Prajurit Kopassus Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal