Konyol, Komplotan Perampok Gasak 1 Ton Kotoran Sapi Seharga Rp312.000

Ahmad Islamy Jamil
Warga India mandi kotoran sapi. Mereka meyakini kotoran sapi bisa menangkal virus Corona varian Delta. Tak heran, ada komplotan perampok di India yang hanya mengincar kotoran sapi.(Foto: Reuters)

Haris Tandekar menyatakan, masih belum jelas bagaimana para tersangka dapat mengangkut kotoran sapi dalam jumlah besar. Belum jelas juga apa alasan mereka mencurinya. “Penyelidikan terus dilakukan dan segala upaya dilakukan untuk menemukan pelakunya,” kata Harish Tandekar.

Pemerintah Negara Bagian Chhattisgarh memiliki program membeli kotoran sapi dari para peternak sapi perah dengan harga 200 rupee (sekitar Rp39.000) per 100 kilogram. Tujuan program itu adalah untuk memproduksi vermikompos.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak negara bagian di India yang telah mendorong para petani menjual kotoran sapi mereka untuk mendukung pertanian organik.

Namun, tak sedikit pula permintaan limbah ternak tersebut digunakan untuk tujuan keagamaan. Seperti diketahui, dalam tradisi Hindu (agama mayoritas di India), sapi dianggap sebagai hewan suci. 

Bahkan, kotoran dan air kencing hewan ternak itu pun dianggap “obat” oleh sebagian kalangan masyarakat di negeri anak benua tersebut. Yang lebih gila lagi, pemerintah di negara itu juga ingin mendorong produksi pasta gigi dan sampo dari urine dan kotoran sapi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
4 hari lalu

2 Perampok dan Pembunuh Janda di Lampung Utara Ditangkap, Ternyata Tetangga Korban

29 hari lalu

Tangis Haru Nenek Tukang Parkir di Brebes Dihadiahi Umrah usai Gagalkan Perampokan Rp3,6 Miliar

30 hari lalu

Perampok Gasak Uang Nasabah Bank Rp850 Juta di Cirebon, Sebar Uang ke Jalanan

30 hari lalu

Sadis! Perampok Tusuk Kasir Perusahaan Sawit di Pelalawan, Gasak Uang Rp100 Juta

2 bulan lalu

Todongkan Senpi, Pemuda Ngaku Anggota Resmob Rampok Minimarket Kulonprogo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal