Kompolnas Sebut Olah TKP Awal Lemah Sebabkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Sulit Terungkap

Agus Warsudi
Lima tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. (FOTO: istimewa)

BANDUNG, iNews.id -  Kompolnas menilai olah tempat kejadian perkara (TKP) awal kasus pembunuhan Tuti Suharti (55) dan Amalia Mustika Ratu atau Amel (23) di Jalancagak, Subang pada Rabu 18 Agustus 2021, lemah. Akibatnya, kasus pembunuhn itu sulit terungkap selama 2 tahun.

Ketua Harian Kompolnas Irjen (pur) Benny Mamoto mengatakan, penanganan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang pertama kali ditangani oleh Polres Subang, berjalan lamban karena kompetensi serta pengalaman penyidik yang berbeda.

"Kan awalnya olah TKP ditangani di level bawah (Polres Subang), bukan langsung oleh Polda Jabar. Tentunya ada kelemahan dan kekurangan karena dilihat dari kompetensi, pengalaman penyidik itu tentu tidak sama dengan yang di level Polda," kata Ketua Harian Kompolnas di Mapolda Jabar, Jumat (10/11/2023).

Benny Mamoto menyatakan, olah TKP awal yang lemah tersebut membuat penanganan kasus pembunuhan ibu dan anak menjadi terkendala. Selain itu, para tersangka tidak kooperatif dan bungkam juga menjadi kendala pengungkapan kasus itu.

"Itu jadi salah satu kendala. Kemudian para tersangka juga bungkam semua, tidak ada yang kooperatif. Itu juga menjadi salah satu faktor," ujar Benny Mamoto.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kompolnas: Segera Limpahkan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang ke Kejaksaan

57 tahun lalu

Kompolnas Soroti Perwira Polri dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

57 tahun lalu

Update Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polda Jabar Segera Gelar Rekonstruksi

57 tahun lalu

Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan anak di Subang, Ada Adegan Yosef Curhat Kesal ke Korban

57 tahun lalu

Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Ditonton Ratusan Warga yang Penasaran Sosok Yosef

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal