“Diperlukan sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah termasuk kabupaten dan kota, unsur organisasi kemasyarakatan serta komponen masyarakat untuk melaksanakan upaya penanggulangan bencana yang cepat, tepat dan terpadu,” kata Pj Gubernur Jabar.
Keberhasilan penanggulangan bencana, ujar Bey Machmudin, tergantung pada sistem penanggulangan bencana, sarana, dan prasarana penunjang yang mumpuni serta koordinasi yang baik antarstakehorder dan masyarakat di wilayah rawan bencana.
Apel siaga se-Jabar diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan Provinsi Jabar dalam menghadapi bencana dan dapat meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan. “Saya mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat atas kesungguhan, kerja keras dan pengabdian pada setiap upaya yang dilakukan saat terjadi bencana, tanggap darurat maupun pasca bencana yang mampu dilaksanakan dengan tangkas, tanggap dan tangguh,” ujar Bey Macmudin.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kasdam III Siliwangi, Kasgartap ll Bandung, Irdam III, Kapoksahli Pangdam III Siliwangi, Kabinda Jabar, Asrendam, dan para Asisten Kasdam III Siliwangi, para Dan/Kabalakdam III Siliwangi, PJU Polda Jabar, Danlanal Bandung, Danlanud Husein Sastranegara, Kapengti Jabar, Sekda Prov. Jabar, Kepala BPBD Prov. Jabar, Dirut PTPN VIII, Kadiv Regional III Perum Perhutani Jabar dan Banten serta para pimpinan organisasi relawan kebencanaan di Jabar.