"Tapi menurut logika itu jalan rata, gak mungkin mobil tiba-tiba jalan sendiri, gak terasa kalau mobil itu mundur sendiri soalnya jarak dari posisi saya ke mobil cuma 2 meter, kalau mobil gerak itu kelihatan," kata Yayat.
Yayat merasa peristiwa yang dialaminya itu janggal. Terutama ketika dirinya dievakuasi oleh rekan-rekan sopir taksi online yang telah dihubungi sebelumnya.
"Gak tau ini kayanya ada sesuatu yang di luar nalar, karena sebelumnya waktu temen-temen berusaha evakuasi banyak hal-hal janggal, yang dialamin," beber Yayat.
Karena takut terjadi suatu hal, Yayat bersama rekan-rekan sopir taksi online memilih untuk bertahan di rumah, yang dijadikan untuk istrahat setelah mengevakuasi dirinya.
"Sampai pagi kita stay di situ, subuh baru sadar dan ternyata, setelah hari kejadian itu, istri dari temen yang bantu evakuasi seharian itu kerasa terus, sebentar sadar sebentar kerasa lagi, gak tahu kayanya ada hal-hal yang tak kasat mata," ungkap dia.