Tak Dapat Bantuan Insentif, Guru Madrasah di KBB Merasa Dimarjinalkan

Adi Haryanto
Ilustrasi guru honorer. (Foto: SINDOnews)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Para guru honorer madrasah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) merasa dimarjinalkan. Pasalnya, mereka tidak termasuk dalam penerima bantuan insentif dari Pemkab Bandung Barat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) KBB Tatan mempertanyakan kebijakan Pemda KBB yang mengalokasikan bantuan insentif pemerintah daerah bagi guru madrasah honorer pada 2020.

Pasalnya, beredar kabar, bantuan insentif sebesar Rp10 miliar itu hanya untuk guru honorer di lingkup kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) KBB.

Artinya, guru honorer madrasah tidak akan mendapatkannya. Sebab, mereka bernaung di bawah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) KBB.

"Infonya insentif guru honorer dari Pemda KBB senilai Rp10 miliar itu hanya untuk guru di lingkungan disdik. Lalu kami guru honorer madrasah di bawah naungan Kemenag bagaimana?" kata Tatan, Rabu (4/11/2020).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Truk Tabrak Angkot di Bandung Barat, 11 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Oknum Guru di Sumedang Diduga Culik Siswi SD 2 Hari, Ditangkap saat Bonceng Korban

57 tahun lalu

Sadis! Pria di Bandung Barat Ditusuk Teman Kontrakan, Dituduh Curi Uang Rp70 Juta

57 tahun lalu

Viral! Guru Honorer di Kuningan Syok Namanya Tercatut Pemilik Ferrari Rp4,5 Miliar

57 tahun lalu

Viral Penculikan Anak di Bandung Barat, Remaja Bawa Kabur Siswi SMP 5 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal