Untuk bisa menang, ujar Kang Ace, tak boleh ada konflik antarkader. Optimalkan para fungsionaris bekerja dengan pemetaan wilayah yang baik akan membuat kerja politik tertib, disiplin, kompak, dan solid.
“Jangan sampai ada istilah pacorok kokod (saling berebut pekerjaan atau meninggalkan tugas milik orang lain) di daerah yang diperebutkan, padahal ada basis lain yang tidak atau belum terjamah,” ujar Kang Ace.
Selama dua hari, ratusan fungsionaris Partai Golkar Majalengka akan mendapat berbagai materi penting seperti Materi KIB dan profil Airlangga Hartarto oleh Dr TB Ace Hasan Syadzily MSi.
Tugas dan Fungsi Fungsionaris Partai Golkar oleh Ir MQ Iswara dan Materi Sejarah, Ideologi, Visi Misi, Doktrin Partai Golkar oleh Daniel Mutaqien Syaifuddin ST.
Peserta dikpol juga akan mendapatkan materi Operasi Udara, Operasi Darat, Managemen Kampanye, Pembentukan Tim Kampanye hingga materi Target Pemenangan Partai Golkar yang disampaikan Yomanius Untung.