Sementara itu, Kang Ace juga memaparkan garis kebijakan Partai Golkar dalam menentukan kepemimpinan politik. Bagi Golkar, dasar kebijakan dan tindakan pemimpin adalah untuk kemaslahatan umum atau dalam bahasa santrinya "tasharruf al-imam `ala al-ra`iyyah manuthun bi al-mashlahah’.
“Kebijakan pemerintah atas rakyat harus didasarkan pada prinsip kemaslahatan. Sebab itu, Golkar hadir selalu membawa angin segar bagi bangsa ini,” tutur Kang Ace di hadapan Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Ainul Yakin.
Atas dasar itu lah, kata Kang Ace, Partai Golkar didukung oleh kekuatan bangsa lainnya, seperti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menghendaki kepemimpinan bangsa ke depan yang memiliki kualifikasi ‘basthotan fil ilmi wal jismi’ (berilmu yang luas dan tubuh yang perkasa, red). Yakni mereka yang mumpuni dalam keilmuannya dan mumpuni secara kinerja.
“Kriteria itu ada pada sosok Ketua Umum Partai Golkar Pak Airlangga Hartarto. Kita tahu bagaimana kinerja beliau selama ini, perjuangannya dan prestasinya untuk rakyat dan kemajuan bangsa tak bisa diragukan lagi,” ucap Kang Ace.