Terkait pernyataan Ketua KPU Majalengka Agus Syuhada yang menyebutkan, nama Ketua Bawaslu masuk dalam SILON sebagai pendukung calon DPD, Agus mengaku tidak mengetahui pasti apakah itu temuan terbaru atau bukan.
"Saya nggak tau apakah itu data terbaru, atau data lama sebelum nama saya hilang. Yang pasti, awal Februari nama saya sudah hilang. Screenshot nama saya sudah tidak tercantum, saya serahkan juga ke KPU," ucap dia.
"Yang jelas, saya pastikan saya tidak memberikan dukungan kepada calon DPD, itu pencatutan. Saya pun tidak kenal siapa calon DPD tersebut," kata Agus.