Keren, Tanaman Hias KBB Tembus Pasar Eropa dan Amerika, Nilai Ekspor Rp5 Miliar

Adi Haryanto
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bersama Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan melepas ekspor tanaman hias dari Parongpong, KBB, senilai Rp5 miliar ke Amerika, Eropa dan Asia, Kamis (10/11/2022). (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Sejak itu, buyer dari berbagai negara mulai tertarik, bahkan ada yang datang langsung ke Parongpong, KBB. Apalagi setelah Riki ikut sejumlah even pameran baik tingkat nasional maupun internasional. 

Permintaan terhadap tanaman hias terus meningkat. Dari situ, Riki mulai sungguh-sungguh mengajak petani lain untuk bekerja sama memasok tanaman hias ke luar negeri. 

"Awalnya merintis menjual di media sosial, sekarang jumlah petani yang terlibat sudah puluhan karena potensi permintaan tanaman hias dari luar negeri sangat tinggi," ujar Riki Subagja. 

Peluang ini, tutur Riki Subagja, bisa dimanfaatkan petani untuk melirik sektor budi daya tanaman hias. Karena selain keuntungan penjualan cukup besar, budi daya tanaman hias tak memerlukan lahan besar. "Saya kira kalau dikembangkan dan dioptimakan lagi, tanaman hias bisa jadi sektor unggulan di KBB," tutur Riki Subagja. 

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang melepas ekspor tanaman hias itu mengatakan, ekspor tanaman hias ke tiga benua ini patut diapresiasi karena bisa menggerakkan roda ekonomi bagi masyarakat. 

Apalagi, pelaku ekspor ini merupakan petani milenial. Wagub Jabar berharap petani lain di Jawa Barat bisa mencontoh pencapaian petani bunga di KBB.

"Masyarakat harus yakin bahwa sektor pertanian jika digeluti sungguh-sungguh bisa menguntungkan. Hari ini bisa ekspor dengan harga yang fantastis, ini mampu membangun ekonomi di masyarakat," kata Wagub Jabar didampingi Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringati Hari Pahlawan, Warga KBB Gelar Upacara di Makam Otto Iskandardinata

57 tahun lalu

Jelang Pemilu Serentak 2024, Kantor KPU KBB Masih Ngontrak dan Tak Representatif

57 tahun lalu

Tembok Penahan Tanah Retak, Proyek Jembatan Tajim di Gununghalu KBB Terhambat

57 tahun lalu

Rohimah ART yang Disiksa Majikan di KBB Putus Sekolah di Kelas V Didorong Ikut Paket C

57 tahun lalu

Khawatir Jadi Temuan BPK, Eks Pejabat KBB Diminta Segera Kembalikan Mobil Dinas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal