Keren, Dosen ITB Ciptakan Panel Antipeluru dan Sudah Diuji di PT Pindad

Arif Budianto
Mardiyati, dosen ITB penemu antipeluru berbahan rami. (Foto: Istimewa)

Dosen pada KK Ilmu dan Teknik Material, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB itu menjelaskan, produknya telah dilakukan pengujian tembak produk di PT Pindad (Persero), dengan mengacu pada Standar NIJ 0108.01 Level III dengan munisi 7,62 mm pada jarak tembak 5 meter. Sampel yang dibuat oleh tim lolos uji tembak dengan mengacu pada standar tersebut.

“Kebahagiaan tersendiri bagi kami ketika melihat produk yang kami kembangkan ini lolos pengujian tembak karena artinya bahan alam yang ada di Indonesia bisa dimanfaatkan dan sangat berpotensi untuk terus kita kembangkan demi kemandirian bangsa kita,” ucapnya.

Menurut Dr. Mardiyati, tantangan-tantangan yang dialami inovator inilah yang membuat hidup lebih menarik. Salah satu tantangan untuk inovator di Indonesia adalah bagaimana caranya memberikan solusi terhadap permasalahan yang muncul di negara kita dengan menggunakan segenap sumber daya yang ada. Bisa dari segi sumber daya alam atau sumber daya manusianya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Tantangan berikutnya adalah apabila sudah memiliki produk inovasi yang sudah teruji, bagaimana mengkondisikan sehingga produk tersebut memang digunakan dan mendapatkan kepercayaan dari bangsa kita sendiri untuk dimanfaatkan. 

“Tentu saja di tahap ini peran berbagai pihak diperlukan. Pemerintah, industri, akademisi, seluruh komponen bangsa,” ujarnya.

Pesan untuk para inovator dari Dr. Mardiyati yakni, “Menjalani hidup sebagai seorang inovator adalah suatu perjalanan yang menyenangkan dan penuh tantangan. Percayalah, bila niat kita bersungguh-sungguh untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang timbul di negeri ini dengan suatu karya inovasi, maka karya tersebut pasti akan sangat dinanti. Jangan pernah berhenti berinovasi untuk memberikan solusi. Kita hidup hanya satu kali dan semoga dengan karya inovasi, hidup kita akan menjadi sangat berarti. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keren, Senapan Serbu Buatan Pindad Mampu Tembus Rompi Antipeluru Marinir Amerika

57 tahun lalu

BNPT, Kejagung dan Pindad Kerja Sama Pemusnahan Barang Bukti Terorisme 

57 tahun lalu

Tahun Ini, TNI Punya 18 Tank Harimau Baru Buatan Anak Negeri di PT Pindad

57 tahun lalu

Ini Cara Jokowi agar Pindad Masuk 50 Besar Perusahaan Top Dunia

57 tahun lalu

5 Fakta Santriwati di Magetan Tenteng Senjata Laras Panjang, Nomor 3 Bikin Tegang 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal