Keramat Batu Lonceng di Suntenjaya Lembang KBB, Jejak Raja Padjadjaran Ciungwanara

Adi Haryanto
Situs Batu Lonceng di patilasan Raja Galuh Padjadjaran Ciungwanara yang dikeramatkan oleh masyarakat Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, KBB. (Foto/Istimewa)

Batu Lonceng dikeramatkan, ujar Asep, karena masyarakat meyakini batu hitam andesit itu dapat mengeluarkan suara lonceng dan bersinar. Batu Lonceng disebutkan merupakan prasasti peninggalan kerajaan Galuh Padjadjaran yang ditemukan sekitar abad ke-16.

"Bentuknya seperti lonceng dengan diameter 80 cm dan tinggi 50 cm. Posisi objek tersebut berada di timur laut atau sekitar 22 kilometer dari ubu kota KBB di Ngamprah dan berada pada area bukit seluas 250 meter persegi," ujarnya. 

Asep Diki Hidayat menuturkan, di kawasan tersebut juga terdapat patilasan Ciungwanara yang ditandai dengan pohon besar (kalimorot). Tidak jauh dari makam, terdapat batu berbentuk pipih seperti pegangan kujang, sehingga masyarakat sekitar sering menyebutnya Batu Kujang. 

"Masyarakat mengartikan Batu Kujang sebagai senjata, temasuk juga Batu Lonceng yang dianggap sebagai sebuah gada," tutur Asep Diki Hidayat.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Long Weekend, Kawasan Wisata Lembang KBB Cenderung Lengang

57 tahun lalu

Libur Panjang Akhir Pekan, Polisi Terapkan Sistem Ganjil Genap di Lembang KBB

57 tahun lalu

Lembang KBB Diterjang Angin Puting Beliung, Warga Kumandangkan Takbir

57 tahun lalu

Jalur Wisata Lembang KBB Terkena Ganjil Genap saat Libur Akhir Pekan

57 tahun lalu

8 Perampok Ikat dan Pukuli 3 Warga Surabaya lalu Buang Korban di Lembang KBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal