Sementara, Yoyoh saat ini kritis dan masih mendapatkan pemeriksaan intensif dari tim medis rumah sakit dan untuk Dayat kondisinya sudah mulai membaik. Hingga saat ini jumlah warga yang mengalami keracunan masih terus bertambah dan kemungkinan dirujuk ke RSUD Jampangkulon.
“Warga yang meninggal diduga akibat keracunan tersebut diketahui bernama Ols (54) warga Kampung Puncaknangka, Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud,” kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna.
Daeng mengatakan pihaknya juga baru mendapatkan informasi dari petugas Pemdes setempat bahwa ada penambahan dua warga yang dirujuk ke rumah sakit atas nama Yanti (19) warga Kampung Cijoho dan Empur (53) warga Kampung Tipar.
Hingga saat ini petugas kepolisian dan tim dari Dinkes masih mendata dan mengambil sampel makanan yang dikonsumsi warga untuk dilakukan uji laboratorium agar bisa diketahui penyebab keracunan massal ini.
Terkait kejadian itu, BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. Selain itu, menyiagakan relawan untuk membantu warga seperti mengevakuasi ke tempat layanan kesehatan.