Kepala Dishub Purwakarta Beri Jawaban Simpel usai Diprotes Ratusan Sopir Ambulans

Asep Supiandi
Sopir ambulans menggeruduk Kantor Dihub Purwakarta karena tak terima dituding arogan di jalan. (Foto: iNews.id/Irwan) 

Masalahnya, kata dia, ada segelintir orang yang antikritik. Kritik seharusnya jadikan bahan evaluasi tidak meski harus menjadi tersinggung. 

"Maksud saya jangan sampai aksi ugal-ugalan sopir ambulans berakhir fatal. Yang awalnya membawa pasien malah menjadi membawa jenazah karena kecelakaan lalu lintas," tutur dia.  

Pihaknya juga sangat mengapresiasi terhadap sopir ambulans. Mereka selama 24 jam stanby dan dengan sigap mengantarkan pasien atau jenazah.   

Seharusnya, kata dia, ada semacam bimbingan teknis (bimtek) bagaimana cara mengemudi ambulans dengan benar. Dengan bimtek itu sopir ambulans bisa membawa jenazah atau pasien secara aman tidak tidak membahayakan pengguna jalan lainnya. Akan tetapi kewenangan untuk memberikan pelatihan bukan di Dishub tapi instansi kepolisian.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tak Terima Dituding Arogan di Jalan, Ratusan Sopir Ambulans Geruduk Dishub Purwakarta

57 tahun lalu

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor di Mamuju

57 tahun lalu

Kronologi Tabrakan Maut di Purworejo, Ambulans Oleng Hantam Truk hingga Ringsek

57 tahun lalu

Ambulans GP Ansor Ringsek Tabrakan dengan Truk di Purworejo, 1 Orang Tewas 2 Luka

57 tahun lalu

Viral! Pemotor di Makassar Ugal-ugalan, Lepas Tangan Halangi Ambulans

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal