Kematian Pasien Covid-19 di Pangandaran 182 Orang, Ini Penyebabnya

Syamsul Ma'arif
Kasus kematian warga Pangandaran akibat Covid-19 sebesar 3,38 persen dari total kasus infeksi virus Corona. (Foto: Istimewa)

PANGANDARAN, iNews.id - Angka kematian pasien Covid-19 di Pangandaran menempati 3,38 persen atau 182 orang dari total kasus Covid-19 sebanyak 5.385. Rata-rata kematian pasien Covid-19 di Pangandaran disebabkan lambat mendapat penanganan medis.

Bupati Pangandaran Jeje Wiranata mengatakan penyebab tingginya angka kematian itu karena kesadaran masyarakat Pangandaran untuk ditangani medis saat sakit atau bergejala Covid-19 tergolong rendah.

"Angka (kematian) tersebut melebihi standar WHO yang mengeluarkan ketentuan angka kematian pasien Covid-19 di angka 3 persen dari total kasus infenksi virus Corona," kata Bupati Pangandaran, Selasa (3/8/2021).

Menurut Jeje, keterlambatan penanganan terjadi karena masyarakat enggan menempuh tahapan pemeriksaan medis saat sakit atau gejala. Muncul opini liar yang berkembang di masyarakat yang sakit "di-covid-kan".

"Padahal jika hasil pemeriksaan seseorang yang sakit tidak positif Covid-19, ngapain juga di-covid-kan," ujar Jeje.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penanganan Covid-19 di Pangandaran Butuh Rp34 Miliar, Gaji Pegawai Non-PNS Terdampak

57 tahun lalu

Objek Wisata Bakal Dibuka jika PPKM Pangandaran Turun ke Level 2

57 tahun lalu

Bupati Jeje Apresiasi Genre Pangandaran Kampanyekan Vaksinasi Covid-19

57 tahun lalu

Pembayaran Insentif Nakes Covid-19 di Pangandaran Lunas, Ini Kiat Bupati Jeje

57 tahun lalu

Pangandaran Terapkan PPKM Level 3, Berikut Hal yang Diatur dan Dibatasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal