Si pandai besi yang merupakan teman baik korban itu ternyata kekasih gelap si istri. Setelah ditangkap, pria itu mengaku terlibat dalam pembunuhan korban lantaran diminta bantuan oleh kekasihnya yang tak lain istri korban.
Sedangkan si istri mengaku telah berniat menyingkirkan suaminya karena sudah memperlakukannya secara buruk. Sementara si pandai besi yang menjadi PIL, ingin menikahi istri korban.
Kepada polisi, si pandai besi mengatakan, pada hari nahas itu, dia mengajak korban ke suatu tempat dengan dalih menggali barang antik. Setibanya di lokasi kejadian, dia memberi korban sebotol jus yang dicampur dengan narkotika.
Setelah meminum jus tersebut, korban jatuh pingsan. Kemudian, si pandai besi dan istri korban, menguburkannya hidup-hidup. Polisi kemudian menggali lubang tempat korban dikubur. Di sana polisi menemukan jasad korban telah membusuk karena telah terbenam di tanah selama dua bulan.
Kasus pembunuhan keji yang menghebohkan Provinsi Dakahlia, Mesir itu kini sedang diproses di kejakasaan untuk segera disidangkan.