Kejari Cirebon Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Gedung Setda Rp32,4 Miliar

Muslimin
Gedung Setda Kota Cirebon. (Foto. Muslimin).

Kasus ini mencuat setelah Inspektorat Kota Cirebon menemukan temuan senilai Rp32,4 miliar yang belum dibayarkan kontraktor ke kas daerah. Dari jumlah itu, Rp 11 miliar merupakan temuan LHP BPK terkait pembangunan Gedung Setda.

Kepala Inspektorat Kota Cirebon, Asep Gina Muharam, menjelaskan bahwa temuan tersebut berasal dari kekurangan volume pekerjaan, kelebihan pembayaran, dan denda keterlambatan yang seharusnya dibayarkan oleh kontraktor.

“Masalahnya ada pihak ketiga atau rekanan yang tidak langsung melunasi. Ada yang sudah setor lunas, ada yang mencicil, dan ada yang belum bayar,” ucapnya.

BPK rutin memeriksa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), sementara Inspektorat bertugas memantau tindak lanjut rekomendasi, baik administrasi maupun pengembalian keuangan.

Gedung Setda juga telah diperiksa dua kali oleh tim Kejari bersama ahli konstruksi. Pemeriksaan terakhir dilakukan pada 6 November 2024, termasuk pengeboran lantai beton basemen dan pengukuran ketebalan dinding penyangga.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPO Tersangka Korupsi Rp21,8 Miliar di Disdik Jambi Ditangkap di Bandung Barat 

57 tahun lalu

Kabar Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp1 Triliun

57 tahun lalu

Wakil Wali Kota Bandung Erwin Buka Suara usai Kejari SP3 Kasus Dugaan Korupsi

57 tahun lalu

Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Pengadaan Truk Sampah Rp5,1 Miliar

57 tahun lalu

2 Tersangka Korupsi Tambang Batu Bara Ditahan Kejati Kaltim, ASN ESDM dan Pengusaha

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal