Dia meminta agar kegaduhan yang sempat terjadi segera disikapi dan diselesaikan oleh Bawaslu Karawang dengan bijak hingga tidak ada lagi kegaduhan.
"Dari kemarin berita tentang Bawaslu Karawang di media sosial atau di koran muncul terus menerus ada apa sih? Saya harapkan semua bisa kembali kondusif," tutur dia.
Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Karawang Dannie mengatakan, pihaknya tidak main-main dalam hal penegakan hukum. Jika ditemukan terjadi pelanggaran hukum dalam kegiatan pengadaan di Bawaslu Karawang, pasti ditangani secara profesional. "Apalagi jika itu terkait dengan bencana pandemi Covid-19 yang sedang kita alami saat ini, kami tidak boleh main-main," kata Dannie.
Sebelumnya diberitakan sejumlah rekanan menyebut proyek pengadaan di Bawaslu Karawang berlangsung tidak transparan. Mereka menuding proyek pengadaan dikuasai oleh segelintir orang.
Selain itu, mereka juga menilai kegiatan pengadaan di Bawaslu Karawang terkesan tertutup sehingga sulit diakses para rekanan untuk mengetahui proyek-proyek tersebut.
Namun semua tudingan itu dibantah oleh Ketua Bawaslu Karawang Kursin yang mengaku tidak campur tangan dalam proyek pengadaan. Semua pengadaan yang dilaksanakan Bawaslu Karawang sudah diserahkan ke Barzas atau lembaga lelang. "Kami tidak mencampuri semua sudah diserahkan ke Barzas. Silakan tanyakan ke sana," kata Kursin.