Badan truk yang melintang di tengah jalur membuat arus kendaraan dari dua arah mengalami gangguan cukup parah.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Polisi juga mendatangkan alat berat berupa crane untuk mengevakuasi badan truk dan muatan yang mencapai puluhan ton.
“Kami gunakan alat berat untuk mengevakuasi kendaraan karena muatannya mencapai 30 ton. Kami juga lakukan contraflow cegah penumpukan kendaraan,” katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, antrean kendaraan di jalur Pantura sempat mengular cukup panjang baik dari arah Jakarta menuju Jawa maupun arah sebaliknya.
Hingga kini, kasus kecelakaan tunggal tersebut masih ditangani Unit Lakalantas Polresta Cirebon untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.