Namun, petugas kesulitan memadamkan api karena terhalang pagar beton. Petugas baru bisa menyemprotkan air ke gerbong yang terbakar setelah merobohkan pagar beton. Selain itu, musim kemarau juga menjadi kendala pemadaman api yang membakar gerbong kereta api ini.
“Kami terkendala melakukan pemadaman karena masalah pasokan air. Pasokan air memang sedang sulit, apalagi sekarang lagi musim kemarau. Kami perkirakan ada 12 gerbong yang terbakar. Gerbong-gerbong ini tidak terpakai lagi,” katanya.
Dia menambahkan, penyebab kebakaran belum diketahui. Hingga kini petugas Polres Purwakarta masih menyelidiki. Warga sekitar masih ramai berbondong-bondong ke Stasiun Kereta Api Purwakarta untuk melihat proses pemadaman.