KDM Ungkap Penyebab Longsor Cisarua Bandung Barat di Kaki Gunung Burangrang

iNews TV
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau lokasi longsor Cisarua Bandung Barat yang dipicu alih fungsi lahan di kaki Gunung Burangrang. (Foto: iNews TV)

“Kita sudah salah dari awal tata ruangnya, harus dibenahi berulang-ulang saya katakan. Daerah seperti ini tidak layak jadi kebun sayur, layaknya jadi hutan bambu,” katanya.

Menurutnya, kesalahan tata ruang yang dibiarkan bertahun-tahun memperbesar risiko bencana di wilayah rawan longsor.

“Kita sudah lama membangun tanpa mitigasi bencana. Sejak awal tata ruangnya salah,” ucapnya.

Sementara itu, hingga Sabtu sore, tim SAR gabungan yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta relawan masih fokus melakukan pencarian korban di area longsoran. Dalam kejadian longsor Cisarua Bandung Barat ini, total 8 korban telah berhasil ditemukan dalam kondisi tewas, sementara sejumlah warga lainnya diduga masih tertimbun longsor.

Proses pencarian terus dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan petugas, mengingat kondisi tanah di lokasi masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 82 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Penyebab Longsor Cisarua Bandung Barat, BNPB: Dipicu Hujan Intensitas Tinggi

57 tahun lalu

Longsor di Cisarua Bandung Barat, Korban Tewas Bertambah Jadi 8 Orang

57 tahun lalu

Update Longsor Cisarua KBB: 6 Orang Tewas, 84 Korban Hilang

57 tahun lalu

Longsor di Cisarua KBB: 1 Korban Tewas Ditemukan, Puluhan Orang Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal