KBB Banyak Miliki Cagar Budaya tapi Minim Pegiat dan Komunitas Sejarah 

Adi Haryanto
Stasiun Padalarang merupakan heritage atau cagar budaya peninggalan zaman Belanda yang hingga kini masih kokoh dan digunakan untuk melayani naik turun penumpang kereta. (Foto/Dok.MPI)

Selain itu, ujar dia, Disparbud KBB juga siap memfasilitasi masyarakat KBB yang tertarik menulis sejarah untuk mengikuti pelatihan penulisan sejarah. 

Seperti yang diadakan oleh Kemendikbud Kemenristek yaitu penulisan sejarah non akademis. “Itu bisa kita dorong nantinya, diberi dukungan, karenanya agak susah untuk literasi cagar budaya di KBB,” ujar dia. 

Meski kekurangan sumber tertulis tentang sejarah objek cagar budaya, tutur Asep Diki, Disparbud KBB juga berusaha mengumpulkan dari catatan-catatan petugas Disparbud KBB sebelumnya. Sehingga bisa dipakai untuk meng-update data karena hal itu sangat penting untuk generasi yang baru.

“Kami juga sedang merekap catatan pendahulu agar bisa diupdate datanya. Sebab sekarang baru terdata sebanyak 250 cagar budaya dan OCBD yang akan didaftarkan pada register nasional data pokok kebudayaan, Kemendikbudristek," tutur Asep Diki.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rotasi Mutasi di Pemda KBB Disorot, Khawatir Hanya Formalitas

57 tahun lalu

Ingin Pertahankan Predikat WTP, Inspektorat KBB Dampingi Penyusunan Keuangan

57 tahun lalu

268 Rutihalu Diperbaiki Tahun Ini, Pemda KBB Kucurkan Dana Rp15 Juta per Rumah

57 tahun lalu

Korban Keracunan Sudah Pulang ke Rumah, Dinkes KBB Diminta Pantau Pasien

57 tahun lalu

Pria asal Lembang KBB yang Sempat Terpuruk karena Narkoba Sukses Bertani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal