Kasus Perundungan di SMP Plus Baiturrahman Bandung Berakhir Damai

Agus Warsudi
Pelaku perundungan (lingkaran merah) yang memukul dan menendang korban sampai terjatuh ke lantai. (FOTO: tangkapan layar video viral)

Pencabutan pengaduan itu, ujar Komol Karyaman, dilakukan orang tua karena terduga pelaku dan korban merupakan teman baik. Selain itu hasil visum RS Ujungberung menunjukkan tidak mengalami luka, baik luar maupun dalam. 

"Selain itu, (pencabutan pengaduan juga dilakukan) karena (pelaku dan korban) satu sekolah dan tidak menimbulkan apa-apa. Mereka teman baik, tidak ada dampak emosi dan dendam," ujar Kompol Karyaman.

"Pencabutan laporan dilakukan karena kedua belah pihak telah dimediasi dan sepakat damai. Berdasarkan hasil visum RS (RS Ujungberung), korban tidak mengalami luka, baik luar maupun dalam," kata Kapolsek Ujungberung.

Diberitakan sebelumnya, video aksi bullying siswa SMP di Bandung oleh teman sekelasnya hingga pingsan viral di media sosial (medsos). Video aksi bullying itu diunggah akun Instagram @andreli_48. 

Disebutkan peristiwa bullying itu terjadi di SMP Plus Baiturrahman Bandung. Korban yang duduk di bangku tampak dipakaikan helm warna merah oleh seorang siswa.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Perundungan di SMP Plus Baiturrahman Dilimpahkan ke Polrestabes Bandung

57 tahun lalu

Disdik Kota Bandung Tangani Kasus Perundungan, Pendampingan Korban Jadi Prioritas 

57 tahun lalu

Penanganan Kasus Perundungan Pelajar SMP di Bandung, Wali Kota Ingin Ada Efek Jera

57 tahun lalu

Viral! Kasus Perundungan di SMP Bandung, Kepala Sekolah Mengaku Sudah Mediasi

57 tahun lalu

Kasus Perundungan Pelajar di Bandung, Kepala SMP Janji Perketat Pengawasan Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal