"Sehingga pasien MM masuk dalam daftar 01 COVID-19 di Cianjur," kata dia.
Hingga saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk melakukan pemetaan dan meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah, pihak termasuk keluarga yang selama ini mendampingi pasien yang dimakamkan sesuai protokol Covid-19.
Bahkan pihaknya juga masih mengawasi sejumlah PDP yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
"Per hari ini jumlah PDP yang masih menjalani perawatan sebanyak 22 orang. Sedangkan jumlah ODP yang masih dalam pemantauan 385 orang. Harapan kami warga yang masuk ODP benar-benar menjalankan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan pemudik dari zona merah tidak memaksa pulang ke Cianjur," kata dia.
Sementara Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan bebagai pihak terkait kasus terpaparnya pasien 01 COVID-19 serta upaya pencegahan terhadap pihak keluarga dan berbagai pihak yang sempat berinteraksi dengan pasien tersebut.
Pihaknya mengimbau agar warga Cianjur tetap tenang dan tidak panik meskipun saat ini wilayah tersebut masuk dalam zona kuning Covid-19, namun tetap waspada dengan menerapkan pola hidup sehat serta tidak ke luar rumah kecuali mendesak.